Saturday, April 26, 2008



Anthony Mulia (Toyota Celica 2000)
Bagi pengunjung event Auto BlackThrough 2007 di kota Surabaya, sangat rugi kiranya jika anda tidak mengunjungi booth yang terletak pada bagian belakang gedung AJBS. Pasalnya anda tidak akan menyangka, roh yang mengalir dalam tubuh hasil perkawinan silang antara Ferrari Enzo dengan Porsche Cayman berwarna kuning dengan booth khusus yang agak tinggi, adalah jelmaan Toyota Celica lansiran tahun 2000 silam kepunyaan Anthony Mulia..

Anthony, �Pokoknya Jadi The King ABT 2007�
Anthony Mulia (Toyota Celica 2000)
Bagi pengunjung event Auto BlackThrough 2007 di kota Surabaya, sangat rugi kiranya jika anda tidak mengunjungi booth yang terletak pada bagian belakang gedung AJBS. Pasalnya anda tidak akan menyangka, roh yang mengalir dalam tubuh hasil perkawinan silang antara Ferrari Enzo dengan Porsche Cayman berwarna kuning dengan booth khusus yang agak tinggi, adalah jelmaan Toyota Celica lansiran tahun 2000 silam kepunyaan Anthony Mulia..

"Pada dasarnya saya juga awalnya tidak tahu mau diapain, tapi karena banyaknya model-model yang menarik hati jika membeli majalah yang khusus membahas masalah modifikasi, makanya sedikit-demi sedikit saya mulai terinspirasi oleh hal tersebut," ujar Anthony dengan nada yang agak rendah. Bahkan ia rela melakukan operasi wajah dan mengawinkan bentuk wajah Ferrari Enzo dengan Porsche Cayman. Anthony yang terlihat sangat cool saat ditanya mengenai mobil kesayangannya itu, juga mengatakan bahwa ini adalah keikutsertaannya yang pertama di ABT. "Mobil ini baru saja selesai digarap beberapa waktu lalu, makanya pas banget saat event ABT 2007 untuk kota Surabaya di gelar," masih dengan nada yang tidak terlalu tinggi Anthony mulai membuka ceritanya

Kecil-kecil cabe rawit, biar kecil tapi tetap menggigit. kecil biasanya merupakan kaum yang tertindas dan belum dibebaskan untuk berbuat berbagai macam hal jika umur belum memadai. Namun siapa sangka jika terdapat beberapa kaum minoritas melakukan pekerjaan kaum mayoritas. Adalah Ananda Yusuf Pradana yang menerobos sekat-sekat bahwa anak kecil tidak dapat berbuat lebih ketimbang orang dewasa.
Nanda begitu sapaan akrabnya, yang merasa perlu disejajarkan posisinya untuk urusan ide dan kreatifitas dengan orang dewasa. Usianya yang tergolong masih sangat belia merupakan salah satu kelebihan yang dimiliki oleh Nanda ketimbang para owner kendaraan modifikasi yang ikut serta dalam kontes modifikasi kali ini. Bayangkan saja usia Nanda yang baru beranjak 11 tahun tersebut sudah mampu memilih konsep modifikasi yang sesuai untuk kendaraannya, adalah hal yang sangat positif.
Menurut sang modifikator Ferry, “Waktu itu Nanda menunjukkan keinginannya dengan membawa mini replika sebuah sedan. Nah dari sinilah saya menilai keinginan anak ini akan sebuah konsep kendaraan yang ideal menurutnya itu seperti ini. Bermodalkan Nissan 180 SX yang dibelinya dari importir umum, kami sebagai modifikator merasa tertantang untuk membuat impian anak tersebut jadi kenyataan. Namun untuk membuatnya lebih nyata lagi kami tidak ingin setengah-setengah dalam mengaplikasikan konsep yang dimaksud,” ujar Ferry mendampingi sang empunya mobil.

Friday, April 25, 2008


2007 : Porshe Carrera S - Menembus Batas Puncak
Tak salah jika juri dari Amerika ataupun wartawan dari Singapura kagum pada keberanian dan kreativitas pemilik serta modifikator mobil di Indonesia. Basis mobil gubahan di Indonesia tidak hanya mobil-mobil Jepang lagi. Bahkan mobil Eropa sekelas Porsche Carrera S pun masih dianggap layak untuk dipreteli lalu dikutak-katik. Tujuannya tentu membuat sedan sport elegan ini menjadi makin elegan dan premium.
Fakta ini bisa dilihat di perhelatan Final Battle Autoblackthrough 2007 (3 - 4 November 2007) di Hall B, JCC, Jakarta. Porsche Carrera S tahun 2002 milik Amin Sutiono, pemilik rumah modifikasi Autostyle di Sunter Griya Kemayoran, Jakarta berubah jadi makin garang dan sporti.